.: Article :.
25 Mei : Konflik Lahan
24 Feb : KIM-BUN
10 Feb : GUREM
.: Article :.
‹ First  < 6 7 8
07 Februari 2010

Tulisan ini disusun dengan maksud untuk menyampaikan pandangan bahwa sumber kesulitan kita dalam membangun ekonomi pertanian, perdesaan atau bahkan ekonomi nasional secara keseluruhan adalah betapa beratnya kita harus mengatasi beban yang diakibatkan oleh bekerjanya hukum uang. Yang dimaksud dengan hukum uang adalah bekerjanya formula bunga-berbunga (compounding interest rate) dari ciptaan manusia yang dinamakan uang. Formula ini menghasilkan model pertumbuhan yang sifatnya eksponensial, sebaliknya sektor riil biasanya bertumbuh mengikuti model logarithmik. Divergensi dari ke dua hukum inilah apabila makin melebar akan menyebabkan depresi ekonomi terjadi.

06 Februari 2010

Let us first acknowledge our ancestors who had given us open-ended opportunities to gain benefits from natural rubber (NR). Mayan and Aztec could be the oldest culture that used NR not only for household-economics purpose but also for sports and rituals. The Latin name of NR, Hevea brasiliensis, by itself shows that the origin of NR is not from Asia or Europe, but from Brazil. Now, NR is becoming one of strategic commodities in mainly Asian countries. In fact, Indonesia, Malaysia and Thailand are three major rubber exporting countries in the world market. How come?

‹ First  < 6 7 8