.: Column :.
16 Feb : Kelaparan
25 Mei : Motivasi
.: Column :.
‹ First  < 21 22 23 24 25 > 
06 Februari 2010

Bayangkan apa yang akan terjadi apabila setiap peningkatan satu persen pendapatan rata-rata masyarakat Indonesia, sesuai dengan hasil penelitian Fabiosa (2006), sekitar 0,4 sampai dengan 0,84 persen dibelanjakan untuk membeli pangan dengan bahan utama terigu. Artinya, tren permintaan akan pangan apabila didasarkan atas keputusan konsumen sehubungan dengan perubahan pendapatan, menunjukkan bahwa tepung terigu, yang hampir seluruhnya diimpor, lebih superior daripada pangan yang dihasilkan di dalam negeri, seperti beras.

06 Februari 2010

It is not only historical or political classifications of people on earth that divide nations or people into two categories, namely developed and developing countries. In fact, what we now call developing countries were termed ""third world"" countries in the past. It is implied by itself in that terminology that our culture is a third rate culture. This status had been given by developed nations and we consciously or unconsciously accepted such a label.

05 Februari 2010

If we assume that the average annual growth of the Indonesian economy is 5 percent, Indonesia will reach the level of Malaysia's 2002 per capita income in 2035. Using Malaysia's 2002 economic structure as our benchmark shows that in 2035 our economy will still be dependent on agriculture. It means that we have not only to focus our attention on how to revitalize agriculture but also have to care for agriculture.

05 Februari 2010

Agriculture is a strategic instrument for generating income and employment opportunities and reducing poverty. Consequently, the growth of agriculture is one of the most important determinants in increasing the rate of economic growth.

05 Februari 2010

MANUSIA biasa berbohong, tetapi tidak demikian halnya akan perilaku alam. Tanah dan air merupakan bagian alam yang selama ini perasaannya terluka, sehingga tanah dan air menjadi marah kepada manusia. Tanah dan air diberikan oleh Tuhan Sang Pencipta kepada kita sebagai sumber kehidupan manusia, tetapi karena hati dan perasaannya terus dilukai, tanah dan air marah. Akibatnya menjadi bencana menurut kaca mata kita. Sebenarnya, marahnya tanah dan air bukanlah hal yang baru. Kisah Nabi Nuh menggambarkan betapa hebatnya air menjadi zat pemusnah. CW Lowdermilk dalam tulisannya Conquest of the Land Through Seven Thousand Years, yang diterbitkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (1948) mengisahkan bagaimana kita dapat belajar dari peradaban kuno yang hancur sebagai akibat marahnya tanah dan air ini.

‹ First  < 21 22 23 24 25 >