.: Detail Tulisan :.
  
Kategori : Poem
Hutang
24 Februari 2010

Aku banyak hutang, terutama hutang budi
Kepada Tuhan, orang tua, istri, anak, saudara, keluarga, sahabat, dan
kepada banyak orang yang aku tak ketahui
Yang tak mungkin bisa aku bayar sebelum mati

Walau aku tak mencatatnya, aku mengetahuinya dengan pasti, karena:


Setiap desah nafas, adalah hutang

Setiap denyut nadi, adalah hutang
Setiap ucap kata, adalah hutang
Setiap gerak tubuh, adalah hutang
Setiap suap makan, adalah hutang
Seluruh masa hidup adalah hutang
Kepada Illahi
Kepada Insani
Kepada seluruh isi bumi


Agus Pakpahan
October 3, 2008.