.: News Detail :.
BUMN Perkebunan Diminta Setor Dividen Rp 655,78 Mi
15 Februari 2010

Selasa, 09/02/2010 11:02 WIB
BUMN Perkebunan Diminta Setor Dividen Rp 655,78 Miliar di 2011
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan ditargetkan menyumbang dividen sebanyak Rp 655,78 miliar atas laba tahun 2010. Angka ini meningkat 59,41 persen dari dividen atas laba tahun 2009 yang diperkirakan mencapai Rp 411,37 miliar.

Demikian hal itu diungkapkan oleh Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Agro Industri Agus Pakpahan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010).

"Peningkatan setoran dividennya sekitar 59,41 persen," ungkapnya.

Hingga akhir tahun 2010, BUMN perkebunan ditargetkan meraup laba bersih sebanyak Rp 2,2 triliun, meningkat jika dibandingkan prognosa laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 1,8 triliun. Sementara, total target dividen seluruh perusahaan pelat merah mencapai Rp 24 triliun di tahun 2010 dari kinerja tahun 2009.

Saat ini, pemerintah menguasai saham mayoritas di beberapa perusahaan perkebunan, antara lain PT Perkebunan Nusantara I-XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Sementara mengenai sumbangan dividen BUMN kehutanan, ia mengatakan, meskipun Perum Perhutani selalu mencatatkan laba namun mulai tahun 2007-2009 tidak ada dividen yang disetorkan kepada kas negara.

Dana tersebut tetap berada dalam neraca perusahaan sehingga terdapat kas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan reboisasi lahan kosong di areal perusahaan

"Hal ini telah ditetapkan dalam surat Menteri Negara BUMN No. S-454A/MBU/2009 tanggal 30 Juni 2009," katanya.

Menurut Agus, sedangkan PT Inhutani I-V tidak ditarik dividen meskipun pada tahun-tahun terakhir menunjukkan laba, hal tersebut dutujukan untuk membantu penyehatan perusahaan.

(ang/dnl)