.: Column :.
 < 1 2 3 4 5 >  Last ›
26 Agustus 2014

Di mana letak bioteknologi dalam sejarah peradaban bangsa-bangsa di dunia? Mengapa bioteknologi bisa dikatakan bagian dari Revolusi Industri? Pertama, bioteknologi membuka ruang baru yang sangat luas untuk hampir segala hal yang hingga dewasa ini teknologi lama tidak dapat memberikannya. Misalnya, daya adaptasi tanaman transgenik terhadap faktor lingkunganabiotik seperti kekeringan; daya tahan terhadap hama dan penyakit tanaman; pelengkapan kandungan zat tertentu seperti vitamin A pada tanaman padi; kemampuan menangkap langsung nitrogen dari udara sehingga mengurangi pencemaran air secara nyata.

26 Agustus 2014

Era Revolusi Industri ketiga menurut Rifkin akan dicirikan antara lain oleh Internet-energi, yang berasal dari bermacam sumber energi, khususnya bioenergi. Reiner Kümmel (2011), dalam bukunya The Second Law of Economics: Energy, Entropy, and the Origins of Wealth, menunjukkan bahwa kunci utama kemajuan suatu negara secara dominan adalah dukungan energinya.

02 Juli 2014

Sudah banyak dikemukakan hal-hal penting dalam pembahasan pembangunan pertanian Indonesia oleh para analis atau pemikir kebijakan pembangunan kita. Dalam tulisan singkat ini, saya hanya akan melengkapi satu hal, tapi sangat prinsip, yaitu bagaimana kita mengatasi kecenderungan menurunnya harga-harga komoditas primer pertanian dalam konteks tren jangka panjang dari komoditas tersebut, yang akan berpengaruh pada perekonomian kita secara keseluruhan.

02 Juli 2014

Hidup di zaman informasi atau digital ini, kita wajib bersyukur bahwa capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla masih menempatkan pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional. Bahkan kita perlu memanfaatkan zaman informasi atau digital ini sebagai bagian utama guna mengatasi ketertinggalan kita di bidang pertanian. Salah satu intinya adalah revolusi di bidang pendidikan, research and development, serta penciptaan dan penataan pasar.

14 Mei 2014

Saya ingin berbagi di sini: mengapa kita tidak belajar dari data presidenpresiden dunia yang memiliki sukses besar dalam mengatasi krisis besar di negaranya? Saya teringat ungkapan yang menyatakan bahwa menghadapi musuh dari luar lebih mudah daripada menghadapi musuh dari dalam. Pikiran ini membawa pada sejarah perang saudara di Amerika Serikat yang terjadi pada 1860- an, menelan korban luar biasa besarnya, baik berupa korban jiwa maupun harta benda. Perang saudara tersebut dampaknya sangat besar, yang hampir membuat negara tersebut luluh lantak.

 < 1 2 3 4 5 >  Last ›