Detail Berita

Pemerintah Ekspor Pupuk 387.480 Ton di 2010

28 January 2010

Senin, 28/12/2009 15:04 WIB

Angga Aliya ZRF - detikFinanc

Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan sebanyak 387.480 ton pupuk urea untuk dieskpor pada tahun 2010 nanti. Pupuk tersebut merupakan carry over dari hasil ekspor tahun 2009.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Deputi Kementerian BUMN Bidang Agrobisnis Agus Pakpahan dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (28/12/2009).

"Tahun 2010 rencana ekspor urea sebanyak 387.480 ton yang merupakan carry over ," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah memberikan izin ekspor pupuk urea sebanyak 478.000 ton kepada PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) beserta anak usahanya tahun ini, yaitu PT
Pupuk Kaltim, PT Pupuk Kujang, dan PT Petrokimia Gresik. Pemerintah juga memberikan izin ekspor pupuk anak usaha Pusri lainnya, PT Pupuk Iskandar Muda
(PIM) sebanyak 583.000 ton.

Menurut Agus, berdasarkan laporan yang diterima dari perusahaan plat merah industri pupuk itu, ekspro pupuk yang sudah terealisasi sebanyak 639.000 ton. Dengan begitu, sisa pupuk yang bakal diekspor tahun depan sebanyak 387.480 ton.

"Sesuai dengan info dari Pusri, realisasi ekspor urea lingkup Pusri Holding sampai akhir tahun 2009 sebanyak 639.000 ton," ujarnya.

Pemerintah memberi izin kepada BUMN untuk melakukan ekspor pupuk karena stok pupuk yang terdapat di sejumlah gudang BUMN sudah menumpuk sementara kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi.

Jika ekspor pupuk tersebut tidak dilakukan, maka pabrik pupuk yang dimiliki perusahaan plat merah berpotensi terhambat beroperasi karena tidak memiliki lagi ruang kosong untuk menyimpan pupuk.

(ang/epi)